WORKSHOP KURIKULUM AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (AIK) 2018

Kedungmundu semarang 2018| pada tanggan Kamis-Jum’at
5-6 April 2018 Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) mengadakan workshop kurikulum penciri yakni Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Worshop bertempat di Gedung Serba Guna labkes Fikkse Unimus. Kegiatan workshop ini di hadiri oleh peserta dari pakar di bidangnya dan dekan, kaprodi dan pimpinan Universitas, dan peserta sangat antusias dalam acara iniKurikulum AIK menempati posisi dan fungsi yang sangat penting pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTM/A). AIK menjadi ruh dan nafas bagi pembentukan karakter mahasiswa. Menyitir ucapan KH. AR. Fahruddin di atas, AIK harus menjadi karakter dari gerakan berkemajuan Muhammadiyah, gerakan yang tercermin pada sikap yang empati, berpandangan luas, serta mampu menjadi driving force (kekuatan penggerak perubahan) atau dalam kata lain, kurikulum harus senantiasa menyesuaikan diri deng an perkembangan peradaban manusia, jika itu ditarik dalam kehidupan PTM/A, maka AIK harus terus menyesuaikan perkembangan Muhammadiyah.  Dalam konteks itu maka peninjauan dan penyusunan kurikulum AIK unimus merupakan sebuah keniscayaan selaian karena betapa pentingnya kurikulum AIK menyesuaiakan perkembangan kodisi sosial baik di internal maupun eksternal Muhammadiyah. . Reportase Mamdukh Budiman

Leave a Reply