Sholat Idul Adha 1433 H UNIMUS
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Allahu Akbar….Allahu Akbar x 9
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar
Allahu Akbar
Walillahil hamd
Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Sholat Idul Adha 1433 H / 2012 M di halaman gedung rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang telah dilaksanakan pada jam: 06.15 pagi dengan lancar. Meskipun langit berawan dan cuaca cerah, namun tidak menyurutkan semangat sekitar ribuan jamaah dari berbagai kalangan untuk memadati halaman parkir gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) di Jl.Kedungmundu Raya no.18, Semarang.
Bertindak sebagai Imam dan Khotib pada pagi hari adalah Bapak K.H. Dr. Yusuf Suyono, M.A. Pada kesempatan ini khotib mengajak seluruh jamaah bahwa untuk menghilangkan kebinatangan nya perlu adanya pengorbanan sebagaimana tema yang disampaikan “Kebinatangan “ yang harus segera disembelih. Dalam khotbahnya khotib menekankan bahwa kebinatangan kita lah yang menyebabkan negeri kita terpuruk. Untuk itu, kebinatangan kita itu harus disembelih, harus dihabisi. Apakah kita sebagai penduduk mayoritas tidak malu apabila dalam majalah Readers’ digest ada tertulis kalimat, “Indonesia has lousy work ethic and serious corruption” (Indonesia mempunyai etika kerja yang cacat dan korupsi yang gawat). Kalau kita manusia yang manusiawinya benar, kita harus dan pasti malu. Karena tulisan itu menggambarkan betapa jeleknya citra Indonesia di luar negeri. Citra buruk itu juga disebabkan karena sifat kebinatangan yang menguasai jiwa sebagian oknum yang dianugerahi amanat mengelolanya. Untuk mengembalikan citra baik dan reputasi negeri tercinta ini, tidak ada jalan lain kecuali harus menyembelih dan menghabisi sifat-sifat rububiyah, syethaniyah, bahimiyah serta sabu’iyah kita dan menggantinya dengan sifat-sifat kemanusiaan sejati yaitu sifat lawwamah (menyesal yang mendorong tobat), mulhamah (yang mau menerima ilham illahi), dan muthmainnah (jiwa yang tenang/istiqomah). Atau dengan 3 ta : takhalli (pengosongan sifat-sifat buruk), tahalli (menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji), dan akhirnya tajalli (akan tampaklah kesalehan). Kalau sudah seperti itu, Allah janji akan menurunkan dan membuka berkah-berkah-Nya dari langit kepada negeri tercinta ini. Janji Allah dalam surat Al-A’raf (7):ayat 96: “Jikalau sekitar penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”. Akhirnya mari kita berikhtiar juga wajib dibarengi dengan doa semoga kita, bangsa kita termasuk yang mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan Allah guna meraih berkah-Nya tadi. Sehingga negeri loh jinawi murah kang sarwo tinuku thukul kang sarwo tinandur, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yang menjadi cita-cita kita, benar-benar menjadi kenyataan. Karena dilihat dari sumber daya alamnya, negara kita sering disebut sebagai “sekeping tanah sorga yang dianugerahkan Allah kepada manusia-manusia yang hidup di daerah katulistiwa”, “Jamrut katulistiwa”, atau “Kail jala cukup menghidupimu, tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu, orang bilang tanah kita tanah sorga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, Kata Koes Plus.
Tahun ini UNIMUS bekerjasama dengan PCM TEMBALANG menyembelih 5 ekor sapi dan 27 ekor kambing, yang berasal dari karyawan UNIMUS sendiri dan juga dari masyarakat sekitar dan sumbangan dari Instansi Lembaga Keuangan PT. BNI Syariah, PT. BPD Syariah, Perwakilan LAZNAS BSM PT. Bank Syariah Mandiri KCP Semarang Timur. Daging qurban insya Allah dibagikan kepada warga yang berada di sekitar lingkungan PCM Tembalang dan
Rektorat kampus UNIMUS yaitu di area Kedung Mundu, Wonodri, Kinibalu, Pedurungan, Meteseh, Perum. Tulus Harapan, Panti Asuhan Muhammadiyah Batursari Mranggen, Pucang Gading, Telogosari serta saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan setelah Sholat Ied pada pukul 08.30 WIB. Penyembelihan diawali secara simbolis oleh Bapak Rektor Prof. Dr. Djamaluddin Darwis, MA dengan menyembelih hewan qurban pertama. Secara singkat ketika ditemui beliau juga mengucapkan Selamat Hari Idul Adha 1433 H. Semoga hikmah dan berkah-Nya dapat kita tiru dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Amien
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
(By. Agus s./admin LSIK UNIMUS)